BIAS RASA
Sajak Senja Project - Selo(so)
Bias Rasa adalah satu single favorit dari projek iseng saya bersama dua sahabat karib sewonderland yang dirangkum dalam sebuah kemasan sajak senja project nan miris hahaii. Kenapa favorit? karena single ini berbeda dari 3 lagu lainnya yang lebih menceritakan tentang sesosok dia jelita senja dari perspektif si pembuat lirik atau sajak. Bias rasa menceritakan kegundahan kami kala itu sebagai mahasiswa seni tinggat akhir. Yeeaahh!! masalah pada umumnya, batas studi sudah diujung tanduk, circle pertemanan makin mengerucut satu persatu hijrah ke kota lain, susunan digit usia yang semakin bertambah, waktu yang dirasa terbuang percuma, dan tentang masa depan yang belum jelas arahnya mau kemana, dan kejutan-kejutan lain yang super asoooy kedepanya. semua itu tidak bisa dipungkiri melaju sesuai jalur track masing-masing.
Lagu ini tercipta tanpa disengaja dan secara spontan (uuuhuuuuyyy) pada malam itu, niatan hanya mampir kerumah teman, ngopi sambil ngobrol ngalor ngidul.Tetiba pembahasan mengalir berubah alur menjadi dalam dan serius. Seketika saya teringat, pernah iseng mencoba menulis sajak tentang hal tersebut. Secara spontan dua teman saya mencari chord dan alur nada yang sesuai, sambil membuat lirik (pengembangan dari sajak tadi). Boooomm!!! menjelang pagi terciptalah lagu ini dan kami mencoba merekam dengan smartphone seadanya, karena kami pikir ini lagu yg memakili pemikiran dan mood kami pada malam itu. Jika berkenan mendengarkan silahkan klik link dibawah ini, saya mengarsipkan beberapa lagu dari sajak senja project di akun soundcloud ini.
https://soundcloud.com/fauzi-hananta/bias-rasa
(Lyrics)
Pasrah waktu bergulir mengikis usia
Buai tak sadar diri menuju senja
Mereka perlahan pergi tanpa berkata
Hampa sepi merayu biaskan rasa
*
Tertahan, terperangkap dalam buaian
Diam tersudut tanpa alasan
Putih memudar berganti hitam
...................
(Sajak)
Terpaksa membungkam jalan menuju angan
Terpaku membisu, menulis ulang arah jalan
Terbuai akan ajakan keputusasaan
Tergoda akan sebuah ruang nyaman dikerumunan
Terperangkap akan kenyamanan buatan
Terbuang sudah angan menuju terang
Terhempas sudah waktu bergulir sia-sia
Terbayang masa kelam bertabur hampa
Bangunlah....Sadarlah....
Usailah sudah....Atur ulang....
Biaskan rasa.
......................
Komentar
Posting Komentar